Minggu, 05 April 2020

Rahasia Sukses Menulis Buku bersama Penulis Buku Man Jadda Wa Jadda


Bismillah

Resume Pelatihan Menulis Bersama PGRI Pusat

Rahasia Sukses Menulis Buku bersama Penulis Buku Man Jadda Wa Jadda

Pemateri           : Akbar Zainudin, MM, MJW 
Peserta             : Ari Yunanda, S. Pd

Guru PJOK SDN 20 Muaro
Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung
Provinsi Sumatera Barat

-Data Diri
Saya Akbar Zainudin, Penulis buku Man Jadda Wajada. Alhamdulillah, berkat Man Jadda Wajada ini saya bisa keliling ke-33 Provinsi di Indonesia. Satu yang belum; PAPUA. Mudah-mudahan setelah lebaran bisa ke Papua. Siapa tahu ada orang PGRI Papua di sini.


-Riwayat Jam Terbang
Saya menulis sejak SMA saat saya di Gontor. Dilanjutkan pada saat mahasiswa.  Menulis buku pertama tahun 2008, yang diterbitkan Gramedia, Man Jadda Wajada. Hingga sekarang, baru 13 buku saya tulis. Hampir semua tentang motivasi. Saya akan share malam ini tentang Langkah-Langkah dalam Menulis Buku. Proses penulisan buku mulai dari ide sampai ke penerbit. Penekanan ada pada langkah menyerahkan naskah ke penerbit. Ada enam langkah menerbitkan buku yang saya singkat menjadi TOJTRP.

-Langkah Pertama (T)
T. Tentukan TEMA tulisan. Setiap buku harus punya tema besar, baik buku fiksi maupun non fiksi.  Tema akan menjadi rel yang mengikat kita dari awal tulisan hingga akhir. Tema ini satu saja. Misalnya kerja keras, romantisme, cara belajar, dan sebagainya.


-Langkah kedua (O)
O. Buatlah OUTLINE atau DAFTAR ISI.
Gunanya outline:
1. Agar tulisan kita terarah.
2. Bisa buat jadwal dan target.
3. Menghindari "ngeblank" pada saat menulis.
4. Agar bukunya selesai.

Kalau tidak ada daftar isi, akan sulit bukunya bisa selesai. Intinya sebetulnya sama dg saat saya membuat sebuah komik...klo dalam komik langkah yg say lakukan
-Tema           
-Tokoh
-Chapter (Bab)
-Tulis cerita
-Story board (sketsa gambar)
-Gambar
-Lay out (tata letak)
-Colouring (Proses penentuan warna)
-Revisi
-Penerbit

Mungkin itu teknik saya dalam proses pembuatan komik yang selama ini saya lakukan..


-Langkah ketiga
J. Buatlah jadwal penulisan.

Kalau daftar isi sudah dibuat, misalnya ada 30 judul artikel atau plot cerita, mulailah membuat jadwal secara riil. Katakan 1 tulisan jadwalnya seminggu selesai, buatlah jadwalnya dari 30 tulisan itu kapan mau selesai. Dengan kita membuat jadwal, maka akan memudahkan kita untuk mengontrol dan mengevaluasi dari hasil tulisan kita.


-Langkah keempat
T. Tuliskan.

Di sini, disiplin diri dan komitmen yang akan menentukan apakah tulisan kita akan selesai atau tidak.
Tulis dan selesaikan semua judul artikel terlebih dahulu. Jangan terpaku untuk satu tulisan sampai sempurna.


-Langkah kelima
R,  REVISI.

Tahap pertama

Revisilah tulisan kalau semua draft tulisan sudah selesai. Jangan terpaku hanya satu judul sampai sempurna.
Kalau kurang-kurang sedikit, tidak apa-apa. Tahap pertama adalah menyelesaikan semua draft buku.

Tahap kedua, baru revisi. Apa saja yang direvisi?

1. Data dan informasi yang kurang.
2. Tata Bahasa
3. Gaya Tulisan. Disamakan dari awal hingga akhir.
4. Judul-judul artikel.

Buatlah judul-judul yang menarik.

Ingat baik-baik. Jangan terpaku dengan satu judul artikel sampai sempurna. Selesaikan saja semua draft bukunya, apapun bentuknya. Setelah draft selesai, baru direvisi.


-Langkah keenam
Penerbit.

Apa yang menadi pertimbangan penerbit?

Pertama
Paling utama adalah bukunya laku atau tidak. Ini menyangkut kebutuhan masyarakat pembaca.

1.      Apakah pembaca butuh buku kita?
2.      Siapa yang butuh?
3.      Berapa banyak orang yang butuh?
4.      Buku kita menjawab kebutuhan apa?

Semakin besar kebutuhan masyarakat akan buku kita, maka peluang diterbitkan semakin besar.  Karena itu, sebagai penulis kita mesti memahami buku kita siapa yang akan beli, dan siapa yang kira-kira akan baca.

kedua
Adalah apa yang bisa membedakan buku kita dari buku sejenis. Apa kelebihan kita dibandingkan dengan buku sejenis?  Kita harus mampu menjawab pertanyaan ini. Karena hal itu yang akan menjadi pertanyaan dan juga pertimbangan penerbit.

Ketiga,
Apakah perlu membayar kepada penerbit?
Kita tidak perlu membayar ke penerbit. Bahkan kita mendapatkan uang ROYALTI. Rata-rata royalti adalah 10% dari buku yang terjual.
Bagaimana cara mengirim naskah?

1. Naskah harus sudah jadi.
2. Diprint, dikirim dengan hard copy dan soft copy dalam bentuk CD atau Flash Disk

Berapa lama?

Kabar diterima atau tidak sekitar 3 bulan.



Sesi Tanya Jawab

Ke-1
Assalamualaikum pak Akbar. Saya sangat bahagia bisa gabung dengan salah satu penulis best reseller MAN JADA WAJADA. Alhamdulillah, saya sudah nonton video langkah-langkah menulis yg bapak share. Pertanyaan saya, Bagaimana cara membuat tulisan yang menarik? karena saya sudah coba beberapa kali menulis, rasanya sangat sulit pak. Tidak seperti bapak atau om jay yg menulis itu udah ngalirrr. Dan selalu kerenn hasilnya. Jd ngilerrrr..
Aam Nurhasanah, Gajrug, Lebak-Banten

Jawab:
Kalau mau tulisannya menarik, jangan dibuat mendorong. Semua adalah tentang jam terbang dan latihan terus menerus. Saya dan Om Jay sudah latihan berpuluh-puluh tahun. Hampir tiap hari menulis.  Kalau saya hitung dari setingkat kelas 2 SMP saya sudah mulai belajar menulis. Jadi, hampir 30 tahun tidak berhenti menulis.  Menulis adalah keterampilan. Semakin sering dilatih, akan semakin enak dibaca orang.

Nah, sudah tahu rahasianya kan?
Banyak-banyak berlatih. Luangkan waktu setiap hari 30-60 menit.
Nanti tau-tau tulisan kita sudah bagus, tau-tau kita sudah punya naskah buku, tau-tau buku kita terbit.

Happy writing.


Ke-2
Asslm.. Om jay tanya outline/ struktur daftar isi  untuk naskah fiksi dan non fiksi?
Verdy Probolinggo

Jawab
Naskah Non Fiksi:
1. Opening/Pendahuluan. Berisi latar belakang, tujuan dan juga maksud penulisan.
2. Isi Naskah. Biasanya berisi teori-toeri, peristiwa aktual, analisis terhadap peristiwa, How To (Tips and Trick).
3. Kesimpulan dan Penutup.

Kalau FIKSI;

1. Tokoh
2. Karakter Tiap Tokoh
3. Alur atau plot Cerita
4. Klimaks dan Ending Cerita

ke 3
Aslmkm...mhn pencerahannya..apakah kita harus fokus pada satu TEMA atau blh berubah..misal tema kita fokus saja ttg motivasi..pendidikan...sosial dsb..tks

Jawab
Ini tentang Branding. Kalau saya lebih suka satu tema, biar branding kita jelas.  Boleh 2-3 tema, tetapi yang terkait. Kalau kita ingin dilihat sebagai ahli pendidikan, menulislah selalu tentang pendidikan. Kalau saya, adalah motivasi dan pengembangan diri, maka hampir semua tulisan saya tentang motivasi dan pengembangan diri. Saya sebenarnya ada basic tentang agama dan pemasaran. Namun demikian, kalau tidak terkait dengan motivasi dan pengembangan diri, maka saya tidak tuliskan.

Fokus. Menurut saya.

ke 4
Setelah saya melihat video bpk Akbar tentang langkah-langkah membuat buku, yaitu TOJTRP, saya sangat terkesan sekali. Selama ini saya kurang menepati jadwal  untuk mulai menulis. Ketika saya mulai menulis, saya selalu teringat pekerjaan lain yang memiliki deadline yang sama. Kendala lain, waktu sudah di depan laptop, perasaan malas itu datang, akhirnya ide tidak dapat keluar. Mohon saran bagaimana menumbuhkan semangat untuk menulis sesuai dengan jadwal yang sudah saya buat. Terima kasih, dari Ibu Nani

Jawab
Terima kasih ibu Nani. Ibu Nani tidak sendirian.
Kalau mau disiplin, dimulai dari pembiasaan. Buat jadwal menulis secara teratur, sekitar 30-60 menit setiap hari. Kalau saya biasanya menulis sebelum subuh sampai kira-kira jam 5.30 setiap hari. Setelah itu persiapan ke kantor. Harus ada waktu yang dikorbankan untuk dialokasikan untuk menulis. Kapan saja boleh, bisa pagi, siang, atau malam.
Yang penting, konsisten SETIAP HARI.

Dan, mulai hari ini, hilangkan kata tapi. Kalau masih ada kata tapi, masih jauh berarti. 😁😁
Boleh dicoba ibu ya. Nanti kabari saya hasilnya bulan depan.


ke 5
Adakah batasan tipis tebalnya suatu buku yg dpt diterbitkan...atau harus berapa judul minimalnya..trims...pak Akbar.

Jawab:
Biasanya, buku yang diterbitkan sekitar 100 halaman minimal. Rata-rata itu sekitar 200-300 halaman.
Kalau diukur dari karakter, sekitar 40.000-60.000 karakter di komputer. karakter itu huruf dan spasi ya


ke 6
Pertanyaan saya pak.. Apakah satu buku itu boleh beda2 judul.dan apakah judul satu artikel dg judul artikel berikutnya ada hubungannya.?

Jawab
Ada namanya bunga rampai atau antologi tulisan. Ini dalam satu judul bisa berbeda-beda tema.
Kalau saya sarankan, satu buku untuk satu tema. Judulnya bisa berbeda-beda, tetapi tetap mengacu pada satu tema tertentu.

Tujuannya apa, biar pembaca menangkap maksud buku secara keseluruhan.

ke 7
bagaimana menyiasati  dalam mengatur daftar isi dan jadwal yang sudah dituliskan, ternyata di tengah jalan terganggu atau tergoda dengan artikel lain, padahal daftar isi sudah dibuat dan jadwal sudah disusun, mohon jawaban

Jawab
Tahan godaan. Perbanyak istighfar biar tidak tergoda.

Ke 8
Bagaimana cara membuat judul yg menarik agar pembaca tertarik dan mau membaca

Jawab
Kalau sudah punya jadwal, kan kita sudah tahu target menulisnya misalnya satu minggu satu artikel.
Kalau di tengah jalan ada terpikir mau menulis satu artikel yang lain, tidak masalah. Yang penting, jadwal yang sudah kita tuliskan masih bisa kita kejar.

Fokuslah pada target.

Daftar isi itu bisa berubah-ubah menyesuaikan dengan pemikiran kita. Jadwalnya juga bisa menyesuaikan kalau ada pemikiran lain.
Intinya, boleh menulis tulisan lain asal jadwal yang sudah kita buat tetap bisa kita jalankan.

Pertanyaan 9

Assalamua'laikum wr.wb.
Man Jadda Wa Jadda
Perkenalkan saya HIKMAT BARKAH. Penasaran dengan buku UKTUB Berapa harganya ya? 😁
Saya ingin bertanya dengan materi yang bapak berikan, terkait Penerbit : 
1. Gimana cara kita untuk meyakinkan penerbit agar buku kita bisa d terbitkan pak?
 Apakah bisa kita yg notabene blm punya pnglmn n pnghrgaan dlm mnulis bisa d terima oleh penerbit?
mohon arahannya terima kasih


Jawab:
Judul yang Menarik.
1. Provokatif. Misalnya; Tips Sukses Belajar. Ini terlalu biasa. Buatlah lebih Provokatif.
Misalnya: "Kamu Gagal Terus? Ini Cara Praktis Lulus Ujian" Dan sebagainya.

2. Jelas, Tegas, dan Sederhana.
3. Kalau Judul Buku, biasanya terdiri dari 3 Kata buat Judul, kalau banyak, untuk sub judul.
MAN JADDA WAJADA:The Art of Excellent Life
Itu contohnya

Pertanyaan 10
Selama ini, apakah buku yang pak Akbar kirim ke penerbit selalu diterima dan diterbitkan oleh penerbit? Klo tdk, kira2 apa yg menjadi alasan tertolaknya buku bpk, mohon pencerahannya
1.Bagaiman cara mengetahui kualitas tulisan ilmiah dan dapat di terima oleh pembaca umum...
2.cara menulis spy dapat lissensi dr ISSN /ISBN
Rahmat Danu Raharjo, S. Pd., M. Pd.



Jawab
Saya pernah ditolak di salah satu penerbit karena naskahnya kurang lengkap. Setelah saya lengkapi, saya kirim ke penerbit lain, akhirnya diterima. Setelah buku saya diterbitkan Gramedia, hampir semua penerbit lain menerima naskah buku saya, bahkan mereka yang meminta untuk dituliskan.

Karena standar penerbitan di Indonesia memang Gramedia Grup.
Susah? InsyaAllah kalau tulisan kita bagus, akan diterima.

Ke-11
Apa kendala yang besar bagi penulis pemula dalam menulis? suheri, Cikupa tangerang

Jawab:
kendala utamanya adalah MALAS.
Coba bisa melawan rasa malas, pasti sudah terbit bukunya.
Boleh dicoba, lawan rasa malas, terus belatih, pasti tulisan kita akan jauh lebih baik setahun mendatang.
Berlatihnya SETIAP HARI.

P.12
Pertanyaaan: dalam menyusun outline, apakah membutuhkan pendapat orang lain?  Bagaimana jika ingin merevisi outline, apakah boleh?

Jawab
: Outline itu gambaran dasar. Jadi sangat memungkinkan untuk berubah. Boleh berubah. Yang penting, jadwal penulisannya ikut diubah juga.
Akan bagus sekali kalau dalam menulis outline meminta masukan dari teman-teman. Semakin banyak masukan, akan semakin kaya.
Asal jangan semakin bingung. Kalau banyak masukan, dan bingung, bismillah, tentukan saja dan mulailah menulis.
Kalaupun ada perubahan di tengah menulis, tidak apa-apa, yang penting sudah ada outline awalnya.


P.13
Assalamu'alaikum om Jay, materi malam ini adalah langkah-langkah menulis buku, sangat memotivasi saya orang awam yang baru mau memulai latihan menulis. Yang saya tanyakan adalah apakah dalam menulis buku, sebaiknya temanya mengikuti perkembangan zaman atau tidak?
Jawab
 Ada buku-buku yang namanya buku untuk season tertentu. Misalnya kalau mau Pemilu, buku-buku tentang tokoh akan banyak bermunculan.
Ada juga buku-buku dengan tema yang "abadi", misalnya buku-buku referensi, motivasi, how to, dan sebagainya.
Terma-tema ini bisa ditulis kapan saja. Tentu saja harus mengikuti perkembangan zaman. Apalagi kalau menulis tentang How To, perlu sekali menyesuaikan dengan keadaan sekarang.


P.14
Assalamualaikum Pak. Salam kenal dari Karimun Pak Akbar
Pertanyaan saya.
1. Seandainya naskah yang sudah kita kirim ke penerbit tidak diterima apakah naskah itu dikembalikan?
2. Biasanya apa yang membuat naskah kita tidak di terima oleh penerbit?
Rosmalinda
Karimun,  Kepri

Jawab:
1. Ada yang dikembalikan, ada yang tidak. Tetapi semuanya akan diberitahu baik lewat email ataupun telepon.
Kalau naskah ditolak, diperbaiki saja. Lalu kirimkan ke penerbit yang sama atau ke penerbit lain. Ada satu naskah saya ditolak, saya perbaiki, lalu saya kirim ke penerbit lain, alhamdulillah diterima.

2. Pertimbangan utama, biasanya penerbit melihat tidak cukup segmen pembelinya. Artinya secara bisnis tidak menguntungkan. Atau, pembacanya ada, tetapi naskah kita dirasa tidak cukup menarik pembaca untuk membeli.

Pertimbangan penerbit yang paling utama adalah bisnis; bukunya laku atau tidak.


P15
Pak, saya titip pertanyaan utk pak Akbar,
Kalau kita ingin membuat buku kumpulan cerpen anak,  apakah temanya harus satu atau boleh beda (yang penting cerpen anak gitu) dan apakah harus buat outline dulu?
Makasih🙏
Siti F R Simamora
Tanjungbalai
Sumut

Jawab: Kalau cerpen, temanya tidak harus satu. Boleh kumpulan cerpen.
Tetap harus buat outline biar cerpennya bisa bervariasi. Tidak monoton hanya satu cerita.
Outline juga penting buat jadwal dan target.


P16
Perkenalkan pak, saya noralia dari Semarang.
1. Jujur pak, saya paling lemah jika membuat tulisan fiksi, padahal sangat suka membaca novel, komik, dan sejenisnya. Tetapi jika diminta menulis tulisan fiksi,,mesti bahasanya dan alurnya amburadul. Malah cenderung pasaran ceritanya. Adakah kiat khusus jika ingin menulis tulisan fiksi yang bagus pak?

2. Saya lebih prefer menulis jika non fiksi. Saya suka dengan teman2 keilmuan, pendidikan, sains,,mungkin karena basic keilmuan saya adalah alumni MIPA. Dan Alhamdulillah selama mahasiswa ada beberapa karya tulis saya yang mendapat penghargaan dan dibiayai Dikti.
Pertanyaan saya dari kumpulan karya tulis saya ini,apakah bisa dibukukan pak? Jika bisa, apakah hasil riset nya juga perlu ditampilkan juga?ataukah hanya sekedar pemaparan teori saja.
Terima kasih


[20.31, 5/4/2020] Omjay Literat: Kalau cerpen, temanya tidak harus satu. Boleh kumpulan cerpen.

Tetap harus buat outline biar cerpennya bisa bervariasi. Tidak monoton hanya satu cerita.

Outline juga penting buat jadwal dan target.
[20.34, 5/4/2020] Omjay Literat: P16
[20.34, 5/4/2020] Omjay Literat: Perkenalkan pak, saya noralia dari Semarang.

1. Jujur pak, saya paling lemah jika membuat tulisan fiksi, padahal sangat suka membaca novel, komik, dan sejenisnya. Tetapi jika diminta menulis tulisan fiksi,,mesti bahasanya dan alurnya amburadul. Malah cenderung pasaran ceritanya. Adakah kiat khusus jika ingin menulis tulisan fiksi yang bagus pak?

2. Saya lebih prefer menulis jika non fiksi. Saya suka dengan teman2 keilmuan, pendidikan, sains,,mungkin karena basic keilmuan saya adalah alumni MIPA. Dan Alhamdulillah selama mahasiswa ada beberapa karya tulis saya yang mendapat penghargaan dan dibiayai Dikti.
Pertanyaan saya dari kumpulan karya tulis saya ini,apakah bisa dibukukan pak? Jika bisa, apakah hasil riset nya juga perlu ditampilkan juga?ataukah hanya sekedar pemaparan teori saja.
Jawab:#
Menulis itu;

1. Yang paling dikuasai
2. Yang paling disenangi

Jadi, menulis itu bagian dari sesuatu yang membahagiakan. Jangan dibuat stress.
Sebenarnya tidak masalah mau menulis fiksi atau non fiksi. Yang penting kita senang menulisnya.
Kalau buku Non Fiksi, ada buku-buku yang sifatnya referensi. Ini akan bagus kalau disertakan penelitiaannya dan sumber-sumber ilmiahnya secara lengkap.

Kalau buku yang bersifat umum, hasil penelitian dan hal-hal yang bersifat jurnal ilmiah perlu dibahasakan ulang dengan bahasa yang populer.
Kumpulan karya tulis bisa dibukukan dengan berbagai penyesuaian. Buat outline terlebih dahulu, lalu petakan mana karya tulis lama yang bisa masuk outline ini dan mana yang tidak bisa masuk. Kalau tidak bisa masuk, jangan dipaksakan.


P17
Mau nanya Pak Akbar, berapa kata judul yg baik apa ada pembatasan

Jawab:
Judul buku biasanya 3 kata. Kalau kata-katanya lebih banyak, dijadikan sub judul.

Buku saya;
UKTUB:
Panduan Menulis Buku dalam 180 Hari.


P18
Saya pernah mengirim naskah tapi judulnya diganti total oleh penerbit katanya biar lebih menjual.. bagaimana menyikapi nya pak.

Ridwan Nurhadi

Jawab:Tugas editor memang seperti itu. Kalau ada yang kurang menarik, diganti.
Beberapa judul saya disesuaikan oleh penerbit. Kita ikuti saja. Bahkan beberapa judul artikel ada yang minta dibuang, diubah, atau ditambahkan, kita ikuti saja.


P19
Pak Akbar
Jurus jitu untuk ibu2 yg berkarir dan memiliki kewajibn sbg IRT untuk melawan rasa malas dalam menulis di era 4.0 ini apa ya?

Anis JATIM


Jawab:
Era 4.0 menuntut disiplin diri yang tinggi.
Mohon ibu buat jadwal setiap hari: kapan urusan rumah tangga, urusan suami, urusan anak-anak, dan kapan untuk menulis.
Dijadwalkan 30-60 menit SETIAP HARI. Saya yakin pasti bisa menjadi penulis handal.

Mohon dicoba ya Ibu.


P20
Assalamualaikum, perkenalkan saya nurrifda dari karimun kepri.

Pertanyaan saya:
Jika penerbit tidak menerima naskah kita karena kurang lengkap, dan selanjutnya kekurangannya dilengkapi. Apakah boleh mengirimkan naskah yang sudah lengkap kepenerbit yang sama atau harus cari penerbit lain?

Jawab:
Pilihan ada pada kita, boleh mengirim ke penerbit yang sama atau dikirim ke penerbit lain. Kalau saya dulu bertekad, apapun yang terjadi, walaupun ditolak berkali-kali, saya akan terbitkan di Gramedia. Alhamdulillah diterima.

Yang tidak boleh adalah mengirim satu naskah yang sama ke beberapa penerbit dalam satu waktu. Tunggu dulu apakah diterima atau ditolak, baru dikirim ke penerbit lain.

P21
Aslmkm...mhn pencerahannya..apakah kita harus fokus pada satu TEMA atau blh berubah..misal tema kita fokus saja ttg motivasi..pendidikan...sosial dsb..tks

Jawab:
Kalau saya, fokus pada satu tema biar "personal branding" kita menjadi kuat. Kita tidak bisa menjadi semua orang soalnya. Jadi orang ahli secara mendalam dalam satu bidang itu jauh lebih baik.


P22
Assalamuallaikum pak, bagaimanakah kiat-kiat menghilangkan rasa malas saat kita ingin menulis. Trima kasih

Jawab:
1. Buat target
2. Buat jadwal harian jam berapa menulis
3. Jangan menunda
4. Paksakan


P23
Kalo penerbit menolak itu biasa nya di kata kan gak kelemahan tulisan  kita?? Atau mkn lebih ke request komersial gitu ya?? Tak akan bisa menjadi idealisme sendiri kalo begitu ya.. harus ikut aturan main.. atau ikit arus para konsumen kalo begitu ya. Pertamyaan nya .. jika inhin menulis idealisme  tentang sesuatu. Yg menurut umum ini salah. Misalnya.... tapi ingin di terima di terbitkan gimana tah?bisa gak ya?

Jawab:
Kalau mau menulis sesuai idealisme, cari penerbit yang memang juga idealis. Menerbitkan memang untuk menyebarkan gagasan.

Namun demikian, biasanya bukan penerbit besar. Kalau penerbit besar, memang harus kompromi dengan keinginan pasar.

Atau, diterbitkan sendiri.


 P24

Assalamualaikum, saya unih dari subang, pa Akbar sudah menulis sejak SMA dan buku pertamanya tahun 2008 kalau ga salah, waktu bapa masih SMA belajar menulisnya sama siapa apakah ada gurunya kalau boleh tahu siapa gurunya? atau karena kerja keras sendiri cari sendiri dan usaha sendiri. Ide ide muncul dari membaca atau dari mana bisa menjadi penulis yang hebat. Maaf jika pertanyaannya kurang berkenan🙏🏻

Jawab:
Menulis itu memang butuh mentor.
Dari dulu, saya punya mentor menulis. Guru saya. Di pesantren. Selalu menyemangati saya untuk menulis.
Dulu, menulisnya di majalah dinding dan majalah siswa. Pas mau buat buku, ada beberapa mentor saya untuk menulis buku. Silakan cari mentornya.
Menulis dan membaca adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Harus banyak membaca kalau ingin tulisannya bagus.
Dengan banyak membaca, kita bisa lebih banyak perbendaharaan kata.
Bapak ibu jadilah mentor untuk anak-anaknya ya... 🙏🙏
Ini P terakhir, tapi masih ada pertanyaan yang lain nanti saya kirim japri. Mohon maaf teman tidak semua tersampaikan.


P25
Mohon maaf. Saya Wiwin dari Subang.
Jika naskah kita pernah diterbitkan di majalah online bolehkah kita kirim ke media cetak? Terima kasih.
Kalau artikel, hanya boleh dikirim ke satu media, baik online maupun offline. Majalah online-nya apa?

Kecuali kalau di Blog sepeti Kompasiana, boleh dikirim ke media massa yang lain.
Beberapa tulisan saya di Kompasiana diminta oleh  media untuk diterbitkan.
Karena ada yang nanya buku saya, yang UKTUB. Boleh saya kasih informasi dan sedikit iklan buku ya


Terus berlatih menulis, menulis, dan menulis. 

Berdisiplin saja setiap hari, nanti tau-tau tulisan kita akan banyak, akan lebih baik, dan tau-tau jadi buku. 

Happy Writing. 
Salam Man Jadda Wajda. 


Terima kasih untuk antusiasme yang luar biasa.


DI KUTIP DARI SALAH SEORANG SAHABAT PEGIAT LITERASI PERNAH BERKATA ''ORANG SUKSES CARI-CARI ALASAN UNTUK BERHENTI, ORANG GAGAL CARI-CARI ALASAN UNTUK BERHENTI ''(RED)



Ari Yunanda, S. Pd
(Terimakasih)

5 Software Untuk Membuat Video Tutorial


Aplikasi gratis untuk membuat video tutorial ini sangat diperlukan bagi Anda yang suka membuat video sendiri, seperti video tutorial, video explainer, dll. Berikut ini 5 software / aplikasi gratis yang dapat Anda gunakan untuk membuat video tutorial :

1. CamStudio

CamStudio bisa untuk merekam segala aktivitas di layar komputer / laptop. Cocok untuk membuat video-video tutorial. Hasil rekaman videonya berupa AVI dan SWF yang sangat cocok digunakan ketika presentasi tutorial di website atau streaming video.
Software CamStudio bisa Anda gunakan dan download secara gratis di link https://camstudio.org/.

2. Ezvid

Aplikasi ini bukan sekedar video screen recorder saja, tetapi bisa juga untuk editing video.  Berikut ini kelebihan dari Ezvid Screen Recorder :
  1. Mudah Digunakan
  2. Bisa merekam hingga 45 menit
  3. Video Editor
  4. Bisa menggambar di layar
Anda bisa mengunduh Ezvid Screen Recorder melalui link https://www.ezvid.com/ezvid_for_windows

3. Bandicam

Aplikasi bandicam ini tersedia untuk Anda yang butuh kualitas video yang mendekati aslinya. Kemampuan Bandicam ini jauh lebih baik dibandingkan dengan fraps dalam merekam screencast video dekstop untuk dijadikan video tutorial atau presentasi yang berkualitas tinggi.
Format file videonya MP4 dan AVI . Anda bisa mengunduh Bandicam di sini https://www.bandicam.com/downloads/

4. ActivePresenter

Aplikasi ActivePresenter memiliki fitur yang cukup lengkap untuk sebuah software screencast. Dengan software ini kebutuhan Anda membuat video tutorial akan menjadi lebih mudah dan interaktif.
Aplikasi ini memiliki pilihan export file yang lengkap dengan format : flash, avi, html, mpg dan lainnya. ActivePresenter  bisa didownload melalui link http://atomisystems.com/activepresenter

5. Hypercam

Aplikasi ini mampu merekam aktivitas dekstop dan menyimpannya  dalam bentuk file berformat AVI. Suara dari microphone atau dari komputer Anda dapat direkam dengan jelas.
Anda bisa  juga memilih frame rate dan kualitas kompresi videonya. Hypercam bisa didownload melalui link http://hyperionics.com.

Momen Spesial di Ruang Kelas


Bersama Bapak Munif Chatib, Pakar Multiple intelegensi

Munif Chatib, seorang pakar pendidikan yang menarik diri dan fokus untuk memajukan pendidikan. Beliau terkenal populer dengan strategi multiple intelligences, dan kisah itu di mulai kembali ketika mendapatkan undangan untuk menjadi guru tamu di sebuah sekolah menengah pertama.
Sebagai seorang praktisi yang akrab dengan manajemen, maka membuat perencanaan sebelum memulai sebuah kegiatan adalah salah satu budaya para ahli, karena gagal merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan itu sendiri.

Pagi itu lesson plan selesai beliau susun untuk memenuhi undangan mengajar di sekolah menengah pertama tersebut. Berbagai isu miring telah beliau terima tentang kondisi peserta didik yang suka lupa aturan di ruang kelas.
Dengan aplikasi multiple intelegensi dalam pembelajaran, energi positif tersebut membangun kesadaran segenap penghuni sekolah. Peserta didik dan keluarga besar guru menemukan harapan baru jalan terang menuju indah nya masa depan pendidikan, semua kesan istimewa ini hadir tercipta bersamaan dengan pertemuan hari itu.

Dengan memberikan label sang juara kepada semua peserta didik yang beliau hadapi didalam kelas, melipat gandakan energi beliau untuk hadir mengajar di tengah peserta didik. Serta Membangun kesadaran dan kebahagiaan serta perasaan pentingnya belajar, semua peserta didik sangat berbahagia karena menemukan suasana penuh cinta dalam setiap detik waktu dalam ruang kelasnya. Demikian juga dengan keluarga besar guru, kebekuan yang ada selama ini seolah pecah dan mencair. Lompatan-lompatan besar akan segera ada , terlaksana melalui pembimbingan dari seorang Arstitektur Peradaban pakar Multiple Intelegensi.

Begitu juga dengan Pak Munif, selama 80 Menit  di kelas, juga menjadi momen spesial bagi beliau. Bahkan kisah ini, mendapat tempat dalam bukunya yang berjudul Gurunya Manusia, berkumpul bersama momen-momen spesial lainnya.

Menurut Pak Munif, momen spesial adalah kejadian khusus yang terjadi dalam proses pembelajaran antara guru dengan siswa baik di dalam maupun di luar kelas. Secara lebih spesifik, momen spesial terdiri dari perubahan motivasi, perubahan kemampuan dan perubahan sikap. Kenangan indah ini akan menjadi pengalaman tersendiri bagi sosok seorang guru takkala  terlihat nya perubahan – perubahan.

Kapankah itu terjadi ?
Selama proses belajar mengajar di ruang kelas, dalam setiap tahapan pembelajaran kejadian yang istimewa itu bisa terjadi. Berangkat dari cara pandang bahwa semua mereka juara, akan membuat terang nya mata sosok seorang dalam melihat dan menyigi momen momen tersebut, bahkan dengan sedikit kreasi, guru mampu menciptakan momen itu bagaikan seorang pemeran utama dalam sebuah Film yang sedang beraksi.
Semua situasi-situasi selama proses berlangsung didalam kelas menghadirkan berbagai macam momen yang mengedukasi. Edukasi tiada henti akan terjadi selama waktu waktu sepanjang keinginan kita. Begitulah bekerja multiple intelegensi bekerja, yang menangkap setiap momen momen tersebut

Mengapa Harus Dituliskan ?
Momen spesial adalah sebuah kondisi langka, tidak bisa terulangi. Bagaikan awan yang senantiasa berubah-ubah. Dinamis bergerak, maka kisah-kisah itu harus kita ikat dengan pena. Agar karya itu bisa menghidupkan hati, menginspirasi dan menjadi bahan bakar dalam memperbaiki bangsa ini. Akan menjadi warisan yang tidak lekang oleh waktu dan masa. Momen spesial ini hanya bisa di ikat dalam kata-kata. Agar lupa tidak memiskinkan kita akan momentum yang luar biasa.

Bagaimana cara menghadirkan momen special dalam ruang kelas ?
Realistis dalam penyajian materi, serta membuat mereka tahu bahwa materi tersebut bermanfaat bagi mereka adalah sebuah metode yang sudah teruji. Membawa semua materi dalam kehidupan nyata serta manfaatnya untuk Indonesia lebih baik akan membakar jiwa jiwa yang penuh semangat tersebut. Pemberian label bahwa anak-anak tercinta yang ada di hadapan kita luar biasa dengan berbagai perbedaan kelebihan yang di miliki adalah softskill yang harus tertanam dalam fikiran seorang guru.

Apa saja tahapan dalam menulis momen spesial ?
Menuliskan kejadian-kejadian yang bermakna pada catatan singkat  yang kita temukan dalam setiap tahapan selama pembelajaran.  Serta mengembangkan catatan kecil tadi dengan pendekatan 5 W 1 H seperti penulisan artikel popular di waktu khusus adalah metode yang tepat.

Apa saja tips menulis momen spesial ?
Dalam setiap kesempatan sharing bersama guru, Pak Munif membagikan tips menulis momen spesial sebagai berikut :
Menulis saja dulu sesuai pengalaman mengajar dan momen spesial yang terjadi,kesampingkan dulu masalah ejaan dan aturan penulisan. Menulislah dengan perasaan yang bebas agar kita mudah menuangkan pokok pikiran Menulis dahulu, edit kemudian. Banyak tulisan yang tidak selesai karena terlalu banyak mengedit. Tuliskan kesimpulan berupa pesan moral atau informasi yang ingin dibagikan kepada pembaca Jika kita menangkap banyak momen spesial saat satu kali mengajar, kumpulkan saja dalam bentuk kalimat pendek. Sedangkan untuk menuliskannya, mulailah dari momen yang menurut kita paling mudah untuk menuliskannya. Jangan langsung menuliskannya semua.
Kembangkan tulisan melalui pertanyaan – pertanyaan penunjuk, seperti : 
Apa masalahnya ? 
Apa penyebabnya ? 
Apa dampaknya jika masalah tidak selesai ? 
Apa hikmah dari kejadian itu ?

  • Gunakan alat bantu untuk menangkap momen spesial, seperti foto dan rekaman video.
  • Jika kita menemukan momen spesial berupa perilaku negatif siswa, lakukan refleksi pembelajaran, bisa dengan menanyakan pertanyaan – pertanyaan berikut pada diri kita sendiri :
  1. Apakah ada siswa yang tidak memperhatikan penjelasan kita
  2. Mengapa siswa tersebut tidak memperhatikan penjelasan kita ?
  3. Apakah ada siswa yang membantah kita ?
  4. Mengapa siswa tersebut membantah kita ?

Untuk menuliskan momen spesial yang negatif, sebaiknya kita menuliskan nama siswa dengan inisial, namun jika dapat memberikan inspirasi bagi pembaca yang lain, bisa menggunakan nama asli.
Kesimpulan :

Momen spesial dapat menjadi bahan baku untuk menulis
Berlatihlah untuk menulis. Awali dengan menulis semampunya Jangan khawatir salah dalam kaidah penulisan. Tuangkan semua kejadian / momen spesial ke dalam tulisan kita.

Guru harus bisa memainkan 3 peran yaitu menjadi guru, orang tua, dan sahabat bagi siswa Berlatihlah untuk menjadi lebih peka terhadap kebutuhan siswa. Ubahlah mindset guru terhadap siswa berperilaku negatif bahwa “Tidak ada siswa yang nakal, melainkan siswa yang belum terpenuhi kebutuhannya.” 

Empatilah..!!!, karena cinta hanya bisa di sapa dengan nya.


Ari Yunanda, S. Pd


Jumat, 03 April 2020

Work From Home

PEMBELAJARAN DARING DI DALAM KETERBATASAN


Di Era 4.0 ini, internet merupakan satu hal yang sangat dibutuhkan. Dimana internet merupakan jaringan global yang menghubungkan beribu bahkan berjuta jaringan komputer baik secara lokal maupun dalam bentuk jaringan. Sebagai media yang diharapkan akan menjadi bagian dari suatu proses belajar mengajar di sekolah, internet diharapkan mampu memberikan dukungan bagi terselenggaranya proses komunikasi interaktif antara guru dengan siswa sebagaimana yang disyaratkan dalam proses pembelajaran.

Dalam menghadapi perkembangan tekhnologi yang berkembang saat ini, guru dituntut untuk selalu berinovasi dalam menyampaikan materi – materinya kepada siswanya.  Dalam dunia pendidikan, ada yang berkaitan dengan pencapaian belajar, yaitu pembelajaran daring atau secara online. Dimana dalam sitem pembelajaran tersebut, guru dapat memberikan materi pelajaran baik secara virtual maupun modul, kemudian dilanjutkan oleh penugasan dengan waktu yang ditentukan.

Namun, tidak semua menganggap bahwa pembelajaran daring ini merupakan suatu keuntungan, ada pula yang menganggap sebagai tantangan. Karena tidak semua guru mampu untuk melaksanakan pembelajaran daring ini karena masih “gaptek” atau gagap teknologi. Umumnya ini dirasakan oleh guru yang sudah terlampau lama mengajar sehingga masih mengedepankan metode pembelajaran tradisional.

Setiap kemajuan selalu ada kendala yang menyertainya, karena itu berkaitan dengan faktor pendukungnya. Slah satunya adalah, yang dialami oleh  peserta dari NTT. Pertanyaan beliau adalah : "selamat malam bapak, sekolah saya di pelosok  listrik hanya menyala pada malam hari,.. untuk jaringan internet juga tidak stabil... pembelajaran dalam jaringan mudah2an bisa kami lakukan jika kondisi listrik sudah 24 jam, atau sinyal internet sudah stabil plus ada bantuan komputer atau minimal tablet lah dr pemerintah...,  apa yang bisa kami lakukan?" 

Setiap anggota yang aktif menjawab sesuai dengan versinya masing-masing, seperti dibawah ini :
v  Tidak perlu dipaksakan pembelajaran online kalau keadaan tidak memungkinkan. Kasih penugasan rumah saja. Kumpulkan saat masuk sekolah. Dan Fokus pada kesehatan, mendukung sepenuhnya program pemerintah tentang korona. Belajar sekedarnya saja, tidak perlu terlalu dikendalikan. Beri siswa kebebasan untuk belajar dengan caranya sendiri. Siapkan amplop - amplop materi, serahkan kepada ortunya... berikan satu amplop 1 hari tentang materi tersebut dan jadikan projeck

v  pembelajarannya  jaga kesehatan,  membuat laporan portofolio menuliskan menurut bahasa siswa,  materi yang telah dibaca, membuat mind map bacaan,  apapun bisa siswa diberikan tugas. dikumpulkan pas ketemu. apabila tak ada sarana listrik...pas ol infokan ke grup siswa.

v  membuat laporan  diari setiap hari. di kertas hvs.. tanggal 14-31. tentang apa yang dipelajari dirumah. Selama 14 hari aplikasi merdeka belajar...bisa dibuat inovasi. Saya teringat materi dari kepala pusat bahasa Gorontalo.Biarkan anak menulis, kalau sudah menulis sudah tentu nilainya 100 karena, memberi arti bahwa dia telah banyak membaca, Gak kebayang... soalnya saya sendiri mboos kuota,  kebayang kalo gitu... gimana cara nya ya?? Pake pinisi edubox?

v  Saya akan perjuangkan Sarpras tersebut ada di daerah saya, Listrik melalui PLN atau kementerian ESDM , Minimal tenaga Surya, Untuk  internet akan di upayakan antena satelit, Demikian jawaban sementara Om.Jay

v  Itu tantangan utk menciptakan sumber listrik mandiri dari tenaga surya (jangka panjang-ga bisa instan)

v  Menurut pendapat saya, kita tidak usah memaksakan diri utk melakukan pembelajaran daring bila belum siap. Baik itu siap dr sarananya (listrik, alat - alat TIK, dan jaringan), dan belum siap karena kompetensi guru dlm menggunakan TIK masih terbatas. Pembelajaran daring adalah salah satu opsi. Bukan satu - satunya.

v  pembelajarannya  jaga kesehatan membuat laporan portofolio menuliskan menurut bahasa siswa materi yang telah dibaca, membuat mind map bacaan,  apapun bisa siswa diberikan tugas. dikumpulkan pas ketemu. apabila tak ada sarana listrik, pas ol infokan ke grup siswa. Membuat laporan  diari setiap hari. di kertas hvs.. tanggal 14-31. ttg apa yg dipelajari dirumah

v  Menurut saya untuk kebutuhan listrik memang berat, kecuali sudah ada alternatif sumber energi yg tidak bergantung pada pemerintah. Pernah lihat di TV ada wanita pelopor energi alternatif yg sudah keliling dunia, tetapi persisnya dari mana lupa. Untuk tablet sebetulnya bisa menggunakan dana bantuan pemerintah yang tahun ini dinaikkan nominalnya. Tentu saja setelah pembiayaan guru honorer sudah terpenuhi secara optimal dan maksimal. Dengan catatan tidak ada lagi sulap menyulap SPJ ataupun mark up anggaran/pembelanjaan.

v  Menggunakan wifi tanpa jaringan internet, juga sangat membantu. Bisa juga dengan metode kaya' kita sekarang di grup ini. Kita menggunakan WA Group. Dan membeli genset utk solusi masalah Listriknya. Juga ada yang mengusulkan sarpras surya panel, lebih ekonomis, rakit sendiri lihat di youtube.

v  Tidak semua anak di sekolah saya yang orang tuanya memegang hp android, jadi ketika sekarang ada libur 2 minggu saya kasih tugas tiap hari lewat WA dengan mencantumkan hari dan tanggal dan meminta tolong agar temannya memberitahukan teman yang tidak punya hp tersebut. Tugas tentunya materi yang sudah dipelajari.

v  Betul, kami yang dipelosok negeri belum ada apa-apa, tahun lalu sudah ada bos afirmasi tetapi sampai saat ini belum ada info bos afirmasi cair atau dananya dikembalikan. Atau temui Pemerintah kabupaten, OPD kominfo, ESDM, PLN, Minta saran terbaik dari para ahli disana, saran yang lengkap dan bisa di wujudkan, agar PBM yang diharapkan bisa terselenggara.

v  Anak menulis pakai buku tulis yang ada, biarkan mereka berkarya...apapun tulisan mereka beri penghargaan, berikutnya akan lebih bagus lagi. Menurut saya tetep tidak efektif, apalagi medianya hanya menggunakan chat whatsapp, karna konsentrasi anak akan jauh berbeda dengan ketika tatap muka.

v  Peran guru sangat diharapkan. Karena internet hanya malam, satu materi yang akan diajarkan di download dulu. Jadi ketika di kelas sudah bisa di sampaikan secara off line. Pembelajaran secara online. Karena internet hanya pada MLM. Kita bisa pembelajaran secara online MLM hari. itulah kemudahan teknologi tak ada lagi batasan waktu dan jarak.semua bisa dikafer. Tergantung kreatifitas dan bagaimana kita menyikapi sebuah kekurangan

v  ajukan proposal untuk program CSR kebeberapa perusahaan, ad bbrp yg mw suport full ttg peningkatan fasilitas sekolah, bahkan sampai proses penjaminan mutu sekolah.

v  Jika sarana pendukung (listrik,koneksi internet,komputer/lptop) sudah  siap langkah selanjutnya adalah mempersiapkan guru-guru yang akan menyampaikan materi secara daring.komunikasikan media apa yg cocok digunakan. Apakah pakai aplikasi e-learning yang sudah ada atau media lain yang dirasa mudah diterapkan.

v  Pembelajaran dalam jaringan saat ini sangat penting diterapkan.terutama untuk situasi-situasi tertentu. Buat form lembar tugas , ala agenda ramadhan, bagikan kepada siswa, Jika tidak ada perangkat. Hal yang perlu di lakukan mengajukan proposal untuk mohon bantuan kepada pemerintah minimal dinas pendidikkan untuk ikut membantu demi kemajuan pendidikkan dan berkualitas.

v  Siswa bisa belajar computational thinking, materinya ada di buku Informatika yang diterbitkan Penerbit ANDI Yogyakarta.

v  Saya setuju sarana & pra sarana sangat dibutuhkan utk pembelajaran daring apalagi daerah yg belum terjangkau internet perlu dipersiapkan oleh pemerintah/masyarakatnya terlebih dahulu.

v  mkasih Kesempatannta Om J. menurut pengamatan dan pengalaman lama, ada 3 cara yg dpt ditempuh: 1. Japen 2 jamen dan 3. Japang. Japen: libatkan pemuka kampung/ msy kaya dg infak wajib 1 HP   untuk mendanai satu rumah warganya yg sekolah. 2. Dengan menjalankan sumbangan sukarela ke perantau Maluku di luar daerah di perkumpulannya. 3. jangka panjang, pembrrdayaan warga kampung sendiri dengan sistem simpanan bajapuik berupa beras genggam atau uang recehan, di gabung perpekan lalu dibelikan hp dg sistem arisan . cara pertama telah dilakukan oleh pemuka msyrkt  Pandam Gadang suliki di saat membiayai kuliahnya Tan Malaka ke Belanda, atas usul Bu Horensma, nama yayasan itu Engkufonds..

v  Apakah siswa sebagian besar punya HP? Jika YA : Berikan tugas membuat vlog 5 menit apa saja yg mereka pelajari sesuai materi per hari. Bentuk tugas bisa individu/kelompok. File video dikumpulkan ketika masuk sekolah. Jika TIDAK : Siswa diminta mengumpulkan resume/mind mapping materi per hari di selembar kertas/di buku catatannya.

v  Saya mencoba menceritakan pembelajaran yang digagas sekolah TK anak saya: sekalipun ditempat kami berada saat ini listrik dan jaringan cukup baik, namun kondisi ekonomi yang beragam membuat pembelajaran daring sulit untuk dilakukan. Solusi dari sekolah adalah memberikan cetak tugas kepada orang tua, dan orang tua diminta bekerjasama mengatur ritme belajar siswa. Demikian pengalaman yang saya peroleh dari sekolah anak saya.

v  Ditempat saya banyak sekolah dan sd, smp, dan sma yg tidak terjangkau oleh sinyal enternit d listrik.. Tetapi dtahun 2019 mereka jg bisa melaksanakan unbk... Dengan adanya kontrak pemda dengan pln d TELKOMSEL... Daerah saya Balangan kaya dengan tambang batubara..

v  Kalau menurut saya...kita harus memperhatikan karakteristik siswa. Contohnya di sekolah saya tidak semua siswa punya HP...kadang ada yg punya HP namun paket datanya tidak ada... Karena  perekonomian kita yg berbeda beda. Kita tidak bisa memaksakan satu metode ke semua siswa...dan juga kita harus bersikap adil.

v  Apalagi mengingat hanya d liburkan selama 2 minggu...kurang lebih kita hanya kehilangan 2-3   kali pertemuan... Biarlah siswa belajar dengan cara mereka sendiri... Cukup hanya pemberian tugas/pr utk memperdalam materi yg telah lalu.

v  menurut saya cara yg paling efektif adalah dengan membuat kumpulan lembar kerja peserta didik untuk setiap harinya. karena pengalaman stelah sehari ini mengadakan kelas virtual masih ada beberapa siswa dan orang tua yg belum memberikan perhatian terhadap tugas online yg diberikan.

v  Saya kab.Balangan..Kalsel.. Kab. Baru dresmikan.. Dekat dengan wacana ibu kota pindah.. Itu sekitar  30 km dari tempat saya.. Dtempat saya masih banyak masyarakat nya yg tdk tersentuh dgn pendidikan.. Aparat d pegawai nya rata 2 pendatang.. Bahkan hampir sama 80 persen dari jawa..

v  Kebetulan ditempat kami jaringan internet lumayan stabil tp  sarana tdk memadai. Tdk semua wali murid punya HP jd utk pembelajaran daring kita kesulitan.  Solusi yg kita ambil  memberikan tugas utk d kerjakan d rmh.

v  Menurut saya,,, saya juga mengajar didaerah yg jaringan boleh dikatakan tidak ada,,, hal yang saya lakukan adalah saya bekerjasama dg orang tua,,,, meminta orang tua memantau anaknya dalam belajar,,, buku belajar saya berikan ke anak, setiap hari anak menulis informasi  penting yg terdapat pada bacaan yg dibacanya dg bahsa sendiri,,, sehingga 12 hari libur berarti siswa tetap belajar,,,namun setiap hari kita kontrol orang tua dg nelfon atau sms,,,, karna ada sebagian orang tua hp nya tidak ada wa,,,memang butuh usaha dan pengorbanan,,, nanti kalo sudah skolah kita lihat semua tugas siswa,,, mana yg rasanya kurang dipahami anak, itu yg kita diskusikan,,,

v  Menurut saya guru merencanakan dulu tugad yg akan diberikan. Dan fi share lewat WA.  Jika tdk punya hp diberitahu teman yg rumahnya dekat ( sebagai pendidikan karakter.) Peserta didik mengerjakan tugas.  Dan dikumpulkan jika sudah masuk sekolah. Jika listrik tdk ada. Datang ke tetangga terdekat. Dan minta ijin yang punya listrik dan jaringan Wi-Fi . Untuk menyelesaikan tugas. Karena ekonomi peserta didik berbeda antara satu dengan yg lainnya.

v  Hhmm..iya bu saya lupa mempertimbangkan yg SD. Walaupun demikian menurt saya juga tidak perlu dipaksakan merekan utk belajar...apalagi masih SD..mnurt perkembangannya...meman masa2 mereka sangat gemar utk bermaian...apak efektif jika digunakan metode daring ke mereka?

v  Kalau di saya tidak efektif. Karena gurunya saja tidak paham tentang pembelajaran daring, sekalipun pakai WA. Apalagi siswanya. Latar belakang ortu sebagian besar petani. Yg punya HP android dalam satu kelas, paling 2 - 3 orang tua. Anak tidak punya sama sekali.

v  Anak didik bekerja sesuai hobinya permapel dalam bentuk karya keterampilan jadi dan bentuk laporan tertulis sederhana langkah kerjanya.

v  Metode daringnya lewat WA aja, diberi tugas orangtuanya juga ikut menyimak dan membimbing, kalau anak sudah menyelesaikan tugas dari guru orangtua langsung menandatangani.

v  Di daerah sy, kebanyakannya buku siswa tidak dibawa pulang oleh siswa. Ada bbrpa pertimbangan khusus. Termasuk raport juga. Disimpan di sekolah.

v  Belajar sambil bermain saya rasa masih efektif untuk anak di tingkat sekolah dasar.

v  Betul pak naf, kalau saya sengaja ngasih tugasnya lewat WA biar ortunya juga ikut berpartisipasi krn tugas saya usahakan tiap hari, sejauh ini walau masih satu hari orang tua selalu respon dan menyetor hasil tugas anaknya, tentunya ada tanda tangan ortunya, semoga lancar sampai 2 minggu kedepan. Dan ketika nanti masuk tugas anak-anak lengkap.


v  Nah, dengan situasi yg mendadak, & tidak semua punya gedget, WA & medsos yg bisa berpetualang di dunia maya, maka Bpk kepsek & kesepakatan bersama, 

v  semua guru langsung saat itu membuat penugasan yg bersifat pembelajaran dan bisa dikerjakan di rumah masing-masing peserta didik, tanpa hrs keluar rumah. 

v  Semua tugas yg berlangsung sesuai dengan rencana pembelajaran selama libur, dan sesuai jumlah jam mengajar.  Pembelajaran yg dilakukan ditulis atau diketik kemudian diserahkan kepada kurikulum. 

v  Kurikulum setelah terkumpul semua rencana pembelajaran yg dibuat oleh guru, untuk pembelajaran di rumah tsb, kemudian dishare ke wali kelas. Wali kelas menjelaskan & menginformasikan ke peserta didik, juga kepada wali murid di kelasnya. 

v  Tugas & materi pembelajaran  yang diberikan, boleh di rumah, bila telah selesai bisa langsung dikirim ke guru jika punya medsos. Lewat Whatsapp misalnya.

v  Hari ini saya sudah menerima banyak sekali tugas anak-anak yang telah selesai dipelajari & selesai dikerjakan. Ternyata tidak serumit yang ditayangkan. Anak – anak juga mudah memahami kondisi yg ada. Semoga sedikit memberi solusi bagi yg tidak punya internet.

Itulah jawaban dari beberapa anggota. Sekarang tinggal dipilih mana yang sesuai dengan kondisi sekolah kita, inilah yang disebut merdeka belajar. Gunakan teknologi yang ada dan tidak perlu harus yang canggih dan terbaru. Teknologi yang ada di depan mata kita bisa dikembangkan walaupun tanpa koneksi internet. Semoga para pendidik di Indonesia mampu bersaing secara global dan tak pernah melupakan hakikat guru yang sesungguhnya.



Sumber: https://sitifatonah2019.blogspot.com/
Repost : Ari Yunanda, S. Pd

Cara Menambahkan Link Blog Lain Pada Blog Kita

Cara Menambahkan Link Blog Lain Pada Blog Kita

Sebagaimana telah saya tulis pada postingan yang terdahulu bahwa keberadaan link sangat penting dan search engine Google sangat menghargainya dengan memberikan peringkat atas bagi link yang relevan dengan hasil pencarian. Menyadari hal ini maka berlomba-lombalah para blogger untuk menampilkan linknya pada blog atau situs orang lain sebanyak-banyaknya. Bermacam cara dan trik mereka lakukan, mulai dari memberikan komentar pada blog lain dengan menyisipkan link padanya serta juga dengan menawarkan saling tukar link dengan blogger lainnya.

Sebenarnya saya tidak ada niatan untuk menulis postingan seperti di atas. Tapi karena banyaknya pertanyaan mengenai cara menambahkan link blog orang lain ke blog milik sendiri, maka saya pikir lebih baik menjawabnya dengan sebuah postingan baru aja. Saya pikir ini ide yang bagus, hehehe!

Baiklah, langsung aja jangan banyak bicara lagi. Saya akan memulai dengan cara menambahkan link pada blog wordpress:

  -   Masuk ke dashboard WP dan pada sebelah kiri klik tulisan links – add New.
  -   Pada kotak isian name, silakan isi judul blog teman yang akan kamu tambahkan pada blog kamu.
  -   Pada web address silakan isi alamat blog tersebut dengan dimulai pakai http://.... 
  -   Dan pada description silakan tulis deskripsi blog tersebut.
  -   Agar bisa tampil dengan judul kategori khusus, klik add new category dan isi sesuai dengan link apa yang akan anda tambahkan, misalnya saja link blog teman. Dan klik tulisan add. Klik add lagi pada sebelah kanan atas untuk mempublishnya.
    Selesai.

Cara Menambahkan Link Pada Blogger:
  -  Silakan masuk ke dashboard
  -  Klik tata letak – tambah gadget – Pilih daftar link
  -  Beri judul dengan link blog teman atau terserah anda.
  -  Setelah anda mengisi semua kotak isian lalu klik tulisan ‘tambahkan tautan’.
  -  Klik simpan.
    Selesai! Silakan lihat hasilnya.

Mudah, bukan?

Selamat mencoba.